Defenisi Proyek dan Ruang Lingkupnya

Posted: Februari 15, 2012 in 9 Knowledge Area, CINTA & TINTA MPTI, Pembelajaran MPTI

Oleh Fery ferdiansyah, NRP 5210100705

Pengertian Proyek

Proyek adalah sebuah usaha kolaboratif dan juga  melibatkan penelitian atau desain yang telah direncanakan sebelumnya untuk mencapai tujuan tertentu. selain itu proyek juga dapat difenisikan sebagai usaha sementara yang memiliki sasaran khusus dan waktu pelaksanaan yang sangat tegas (wikipedia.org).

Proyek juga dapat diartikan sebagai keseluruhan aktifitas dalam dunia bisnis dengan memanfaatkan sumber daya untuk mendapatkan mafaat (benefit), atau segala aktifitas dengan menggunakan uang dengan harapan untuk mendapatkan hasil (returns) pada masa yang akan datang yang telah direncanakan, dibiayai, dan dilaksanakan sebagai satu unit.

Sebagaimana telah kita ketahui dari pengertian proyek diatas, pada dasarnya sebuah proyek memiliki tujuan (objective) yang real dan juga mempunyai titik tolak ( starting point), dan agar suatu proyek dikatakan berhasil maka proyek harus memiliki suatu titik akhir (ending point) mulai dari biaya-biaya awalnya hingga hasilnya semuanya dapat diukur.

Perbedaan antara Proyek dan Operasi

Berkenaan dengan kegiatan proyek dan operasi keduanya terdapat banyak perbedaan, perbedaan yang mendasar adalah pada Operasi lebih mendayagunakan suatu sistem yang telah ada. misalnya apakah itu bentu perusahaan, pabrik, gedung, sekolah, dan fasilitas secara terus menerus (rutin). berbeda dengan proyek yang lebih fokus dalam membangun sistem yang belum ada.

Oleh karena itu, suatu sistem (fasilitas atau produk) awalnya dibangun terlebih dahulu oleh proyek dan kemudian akan dioperasikan sebagai kegiatan rutin. dengan kata lain kegiatan operasional adalah kegiatan yang dilakukan secara rutin atau -berulang-ulang dan proyek sebagai kegiatan yang membantu membangun sistem itu.

ini adalah perbedaan antara Kegiatan proyek dan operasi yang saya dapat dari (http://amrangambut.files.wordpress.com)

Kegiatan Proyek

Kegiatan Operasional

a.Bercorak dinamis, nonrutin a.Berulang-ulang, rutin
b.Siklus proyek relatif pendek b.Berlangsung dalam jangka      panjang
c. Intensitas kegiatan di dalam periode siklus proyek turun naik (berubah) c. c. Intensitas kegiatan relatif sama
d. Kegiatan harus diselesaikan berdasarkan anggaran, jadwal dan mutu yang telah ditentukan. d. Batasan anggaran dan jadwal  tidak setajam pada proyek.
e. Terdiri dari bermacam-macam kegiatan yang memerlukan berbagai disiplin ilmu e. Macam kegiatan tidak terlalu banyak dan tenaga ahli tidak perlu terlalu banyak
f. Keperluan sumber daya berubah, baik macam maupun volumenya f. Macam dan volume keperluan sumber daya relatif konstan

Pengertian Manajemen Proyek

Berdasarkan PMBOK (Project Management Body of Knowledge) Manajemen Proyek adalah aplikasi atau implementasi dari pengetahuan, keterampilan, perangkat dan teknik pada suatu aktivitas proyek untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan suatu proyek. Dari yang saya tangkap bahwa pada manajemen proyek kumpulan dari ilmu atau sumber daya yang terdiri dari manusia maupun material dengan menggunakan teknik pengelolaan bersifat modern demi mencapai sasaran yang telah ditentukan.

Dari segi lain manajemen proyek bisa juga diartikan sebagai sebagai ilmu dan seni berkaitan dengan memimpin dan mengkoordinir sumber daya yang terdiri dari manusia dan material dengan menggunakan teknik pengelolaan modern untuk mencapai sasaran yang telah ditentukan, yaitu: lingkup, mutu, jadwal, dan biaya serta memenuhi keinginan para stakeholder.

Pada prinsipnya manajemen proyek adalah:

Penerapan, pengetahuan, ketrampilan, ‘tools and techniques’ (perangkat/alat bantu dan teknik-teknik) pada aktivitas-aktivitas proyek agar persyaratan dan kebutuhan proyek terpenuhi. Proses-proses manajemen proyek dikelompokkan dalam lima kelompok, yaitu:

1. Proses inisiasi (intiation process).
2. Proses perencanaan (planning process).
3. Proses pelaksanaan (executing process).
4. Proses pengontrolan (controlling process).
5. Proses penutupan (closing process).

*dikutip dari http://aditaryo.info/2011/10/apa-itu-manajemen-proyek/

 Karakteristik Manajemen Proyek

  1. Manajemen Proyek hanya bersifat sementara dan dipengaruhi oleh waktu maksudnya setiap dari kegiatan manajemen proyek dapat diketahui waktu mulai dan akhirnya.
  2. Manajemen Proyek dibatasi oleh biaya, maksudnya manajemen proyek tidak akan bisa berjalan tanpa adanya biaya.
  3. Manajemen Proyek dibatasi oleh kualitas.
  4. Manajemen Proyek biasanya tidak berulang-ulang atau rutin, bisa dikatakan berbanding terbalik oleh operasional.

 Tiga Batasan Proyek

Ada tiga faktor pembatas pada manajemen proyek yaitu :

  • Scope (ruang lingkup)
  • Time (waktu)
  • Cost (biaya)

Scope atau ruang lingkup proyek pada intinya adalah membahas jenis dan batasan-batasan yang ada pada sebuah proyek. Sejauh mana batasan-batasan atau ruang lingkup suatu proyek ditentukan. Ruang lingkup atau batasan proyek sangatlah diperlukan dalam suatu proyek, karena hal ini akan memberi dampak pada faktor-faktor proyek yang lainnya, terutama yang menyangkut biaya dan waktu pengerjaan proyek. Semakin besar scope atau ruang lingkup suatu proyek tersebut, maka secara umum akan makin bertambah pula waktu pengerjaan, ini tentunya berdampak pada bertambahnya biaya yang harus dikeluarkan.(http://aditaryo.info)                              Time atau waktu, adalah salah satu komponen yang menjadi target utama dalam sebuah proyek. Pada intinya faktor waktu ini adalah bagaimana kita menentukan lamanya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah proyek. Komponen waktu begitu berarti, terutama pada saat-saat yang memang sangat krusial. Terkadang suatu proyek dipaksa untuk selesai pada waktu tertentu, walaupun berdampak pada membengkaknya biaya.(http://aditaryo.info)                                                                                                                                                      Cost atau biaya, adalah salah satu faktor atau komponen utama proyek. Pada intinya faktor biaya atau cost ini adalah menentukan seberapa besar biaya yang akan dikeluarkan untuk sebuah proyek. Faktor biaya ini sangat dipengaruhi oleh 2 faktor sebelumnya, yaitu faktor scope dan faktor time. Secara umum semakin besar ruang lingkup dan semakin lama waktu, maka akan semakin besar pula biaya suatu proyek.(http://aditaryo.info)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s